Temanku Digantung di Tiang Listrik

Minggu tanggal 25 Januari 2009, di pagi yang masih temaram karena langit yang mendung, saya mencoba untuk jalan cepat atau istilah kerennya jogging di seputaran rumah saya yang masih basah akibat hujan semalam. Tidak ada yang istimewa selain penjual garoncong yang asyik meniup timburung-nya (potongan bambu kecil tak berbuku yang digunakan untuk meniup bara api kayu bakar).

Semakin jauh saya berjalan, langitpun semakin terang, alangkah terperangahnya saya ketika mendapati wajah teman saya di depan gereja Katolik, seingat saya teman ini adalah kawan organisasi saya di akhir tahun 70-an, organisasi kami saat itu adalah IRMA atau Ikatan Remaja Masjid, Ia adalah sosok yang sangat taat pada ajaran agama Islam, ibadahnya (wajib dan sunnah) tak pernah putus atau bolong. Ada apa gerangan ? apakah ia telah berpindah keyakinan ?.

Sambil terus membatin saya terus melangkah, tak jauh dari gereja Katolik di depan sebuah rumah mewah, saya dapati lagi wajah teman sepermainan saya ketika masih sama-sama sekolah di SDN nomor 31 yang kemudian menjelma menjadi SDN Kompleks Kakatua. “Sungguh nasib tak dapat diduga” ujarku membatin. Teman yang dulu hidup dengan sangat-sangat sederhana bila tidak ingin dikatakan miskin, kini telah memiliki rumah mewah, rumah yang ukurannya melebihi 5 kali lipat dari ukuran rumah saya.

Gerimis mulai turun saya mempercepat langkahku, tepat di depan sebuah masjid, lagi-lagi saya mendapati wajah seseorang yang amat saya kenal. Yah dia adalah teman akrab saya sejak kecil, saking akrabnya sampai-sampai banyak tetangga menganggap kami pacaran (walaupun masih cinta monyet). Tetapi setahu saya dia itu penganut Katolik yang sangat taat, kenapa sekarang wajahnya ada di depan Masjid ? Ada apa gerangan ? apakah ia telah berpindah keyakinan ?.

Semakin bingung langkahpun semakin cepat, alangkah kagetnya ketika melihat ada wajah teman saya yang dipaku dan ada pula yang diikat di sebuah pohon… Ya Tuhan… apakah saya bermimpi ? kenapa banyak sekali keanehan yang saya dapati pagi ini ? Kehidupan yang kemarin berjalan apa adanya kini semua kacau ? Apakah karena saya tidak merokok sejak 1 Januari 2009 sehingga berpengaruh pada penglihatan saya ? Apakah karena semakin sulitnya kehidupan sehingga ada orang yang tega menjual keyakinannya ? Apakah karena Israel menyerbu Gaza sehingga bangsaku juga tega mengikat bahkan memaku wajah temanku di pohon pelindung jalan ? Bingung !

Oh…. Ammale’…! pekikku ketika melihat wajah seorang teman saya digantung pada sebuah tiang listrik. Keadaannya sangat mengenaskan, pipinya robek, matanya tersisa sebelah, giginya rompal, dadanya bolong dan lain-lain yang sangat mengerikan. Meskipun keadaannya demikian tapi dia berusaha tetap tersenyum.

Saya terus melangkah dengan tujuan pulang, melangkah dengan kepala tertunduk karena takut untuk melihat demikian banyak wajah teman saya, maupun orang yang tidak saya kenal apalagi mengenal saya, digantung, dipaku dan diikat. Hasrat saya untuk lebih giat jogging demi mengecilkan perut dan memperbaiki pernafasan, seolah sirna diteror oleh orang-rang yang digantung, diikat dan dipaku !.

About tettaisla

orang biasa yang mencoba bergaul dengan orang-orang yang biasa melahirkan karya-karya luar biasa
This entry was posted in potpourri. Bookmark the permalink.

3 Responses to Temanku Digantung di Tiang Listrik

  1. whawa says:

    kita di’! Bikin takut2x! Poster sm baliho yah! Tp bgs deh!

  2. Melchizedec says:

    Criatanya bapak lagi ngimpi ato lagi ngegambarin situasi zaman skrg ini!!!!
    Yg begitu mencekam!!!

    Chie…chieeeee!!!!!
    lagi program penciutan perut ni pak!!!
    suksese jie?
    moga sukses dech, n gak jadi perokok lagi!

  3. Erwin Tico says:

    Saya terus melangkah dengan tujuan pulang, melangkah dengan kepala tertunduk karena takut…. Ta, bukannya biar nda takut jg nunduk jalannya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s