Spa……..

Dewasa ini, mulai dari Jantung Afrika sampai Cijantung, mulai dari dari Raw Material sampai Rawamangun, dari bantaran kali Ciliwung sampai pematang sawah tadah hujan di Cikoang kabupaten Takalar, banyak sekali kita jumpai usaha salon kecantikan ataupun pusat perawatan wajah dan tubuh, pusat perawatan ini tidak saja diperuntukkan bagi kaum wanita namun juga dapat dimanfaatkan oleh kaum pria, terutama untuk pria-pria yang masuk dalam kategori pria metroseksual (baik yang masih heterosexual maupun yang telah berhasil melakukan transsexual menjadi un-heterosexual). Pusat perawatan kecantikan wajah dan tubuh itu dikelola dengan berbagai macam cara, mulai dari menggunakan manajemen keluarga sampai yang dikelola secara frenchised. Entah apa yang menjadi penyebab sehingga bidang usaha semacam ini banyak bermunculan, doa penulis semoga pesatnya pertumbuhan pusat perawatan wajah dan tubuh ini adalah upaya manusia untuk menjaga dan memelihara ciptaan Tuhan YME dan bukan untuk merubah hasil kreasi Yang Maha Sempurna.

Dalam menjalankan usahanya, pusat perawatan wajah dan tubuh ini, seringkali dilengkapi dengan sarana Spa. Istilah ini mulai muncul di Indonesia pada akhir 90-an dan diawal 2000-an, walaupun tidak semua orang yang mengelola Spa mengerti apa itu Spa. Penulis sendiri (tanpa bermaksud membagakan diri) telah mengenal Spa sejak usia balita, yaitu seringnya dipakaikan Spa…..2 oleh orang tua atau oleh pengasuh saya.

Spa pada dasarnya adalah bagian dari aktivitas keseharian kita – mandi – secara sederhana spa dapat diartikan sebagai tindakan terapi yang dilakukan dengan menggunakan air yang mengandung mineral. Spa dapat juga diartikan sebagai tindakan mandi yang dilakukan dalam sebuah kolam yang memiliki pusaran air deras (whirlpool). Spa dapat juga berarti nama sebuah kota di selatan Belgia. Kota ini terletak di Provinsi Liege dengan ketinggian 244 meter di atas permukaan laut. Kota ini terkenal sebagai sebuah resort untuk melakukan mandi dengan menggunakan air mineral.

Air mineral (jangan membayangkan yang dijual dalam kemasan – apalagi yang tidak terdaftar di BPOM) merupakan air yang keluar dari dalam tanah (mata air) yang mengandung garam mineral dan berbagai macam gas (kecuali gas tubuh, yang biasanya kita keluarkan dari bagian belakang – bawah tubuh kita). Kandungan garam mineral dan gas inilah (tidak dimiliki oleh air jenis lain – apalagi urine) yang dipercayai dapat dijadikan sebagai bahan terapi kesehatan tubuh.Air mineral telah digunakan sejak sejak zaman Romawi dan Yunani kuno sebagai remedial agent. Struktur air mineral sangat kompleks baik dilihat dari jenis kandungan dan kadarnya. Bahan-bahan yang terkandung dalam mineral water antara lain berbagai jenis alkali, saline, zat besi, belerang dan arsenikum.

Dalam pengelolaan spa dikenal istilah health spa. Health spa ini sendiri dapat dibagi dua, yaitu residential establishment with health facilities; yaitu badan usaha yang bergerak dalam bidang akomodasi (biasanya terletak di daerah pinggiran), menyediakan jasa perawatan dan peningkatan kesehatan dan kebugaran tubuh melalui terapi diet, exercise dan pemijatan. Jenis yang kedua adalah nonresidential establishment with health facilities: sama dengan yang pertama tetapi tidak menyediakan sarana akomodasi.(karaengisla – diolah dari berbagai sumber)

About tettaisla

orang biasa yang mencoba bergaul dengan orang-orang yang biasa melahirkan karya-karya luar biasa
This entry was posted in potpourri. Bookmark the permalink.

One Response to Spa……..

  1. Chriastian Durand says:

    Good and thanks your news dan your opinion. but.., sametimes you should be have opinatio with congcrites datas… would you..

    Congturalation……
    Your the best regards..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s